Limapuluh Kota, Balaiwartawan.com- Keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Putri Maharaja Payakumbuh berbangga atas capaian Vickry Mulyanda, SH dan Vickry Mulyandi SH. “Dua alumni kembar ini kini resmi menapaki profesi advokat.” ucap Dr Asep Ajidin, Dosen STIH Putri Maharaja Payakumbuh.
Keberhasilan yang dicapai kedua saudara kembar ini membuat Y. Dt Sinaro Panjang Masyarakat jorong Ketinggian Sarilamak merasa terharu. “Saya menyaksikan setiap hari. Untuk biaya kuliah kembar yang akrab disapa Yanda Yandi ini bahkan sampai mengumpulkan pakis sayur untuk dijual agar dapat uang kuliah. Disamping itu dia juga gembala kambing di Solok Piobang agar tetap dapat melanjutkan Study. Bukan karena kehidupannya sulit, Tapi karena memang itu cara anak kembar ini dididik orang tuanya. Agar mereka lebih mandiri dan siap bertarung dengan segala rintangan kehidupan.” terang Cik Gu ini menjelaskan.
Sebagai tambahan biaya kuliah, si kembar ini sehari hari berjualan limping. Sekalipun orang tuanya adalah tokoh masyarakat dan orang terpandang, kembar ini tidak gengsi-gengsian. Dan tidak minder untuk menjajakan jualannya. Tiap hari mereka bersorak di Sanjai sanjai kepada para penumpang bis dan travel. Karena umumnya Travel Sumbar Riau berhenti di toko Sanjai Sepanjang kampung Jorong Ketinggian Sarilamak.” terang Pak Guru Muda ini mengisahkan.
Adv. Vickry Mulyanda, S.H., baru saja dilantik sebagai advokat pada organisasi Dewan Pengacara Nasional (DPN) di Pengadilan Tinggi Riau pada hari ini (Senin 9 Maret 2026). Sedangkan kembarannya Adv. Vickry Mulyandi, S.H., telah lebih dahulu dilantik sebagai advokat pada Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) di Jakarta beberapa bulan yang lalu. Dan kini telah mengikuti beberapa sidang Kasus Korupsi di Maluku dan Indonesia Timur.
Kedua advokat muda alumni SMA 1 Harau yang melanjutkan kuliah di STIH Putri Maharaja ini diwisuda pada Angkatan V Tahun 2023. Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika kampus, karena keduanya kini memulai pengabdian di dunia profesi hukum dengan semangat dan dedikasi yang baik.
Keberhasilan dua Pengacara kembar ini juga tidak terlepas dari asuhan Edianwar Asfar Ketua umum Serikat Praktisi Media Indonesia Pusat. Mereka dilatih dalam bidang jurnalis dan ilmu ilmu sosial lainya oleh ketua Umum SPMI ini secara telaten.
Di rantau bimbingan juga diberikan oleh Tokoh Perantau Harau di Jakarta. seperti H. Ujang Boy, Bujang Prima. Periesman Efendi Dt Patiah SH MH dan tokoh tokoh lainnya. Bahkan beberapa bulan yang lalu Vicky Mulyandi SH terpilih Sebagai Sekjen dalam kepengurusan IPKH (Ikatan Perantau Kecamatan Harau) Jabodetabek.” ungkap Apnovera Zamzami.
Ucapan selamat dan apresiasi juga tak henti-hentinya disampaikan para pemuka masyarakat Limapuluh kota kepada Syekh Mulia Diketinggian dan Ummi Yenti atas keberhasilannya mendidik putra-putra yang kini mengabdikan diri dalam penegakan hukum ditengah masyarakat.
Putra kandung dari Syeikh Mulia Diketinggian, tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh ini kini menjadi kebanggaan masyarakat Luak Limopuluah, “Barangkali mereka adalah salah satu pengacara kembar yang ada Nusantara tercinta ini. “Beli satu dapat dua.” kata Safni Sikumbang Bupati Limapuluh Kota dalam ucapan selamat yang disampaikannya pada pihak keluarga.
Dalam kiprah profesionalnya saat ini, Adv. Vickry Mulyandi, S.H. diketahui bergabung dengan kantor hukum Diansyah law Office yang dipimpin oleh Febri Diansyah (Mantan Jubir KPK) di Jakarta. Dan ditugaskan di wilayah Indonesia Timur. Sementara itu, Adv. Vickry Mulyanda, S.H. berkiprah di Kantor Hukum RIFERA & PARAMITRA di Pekanbaru di bawah pimpinan Bang Rico Febputra SH MH, yang juga masih berada dalam jejaring pembinaan profesional Febri Diansyah.
Pihak kampus berharap, amanah profesi advokat yang kini diemban keduanya dapat menjadi jalan pengabdian dalam menegakkan keadilan.Tetap menjaga integritas hukum, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga langkah pengabdian ini senantiasa diberkahi Allah SWT dan menjadi inspirasi bagi alumni lainnya,” demikian disampaikan dalam ucapan resmi Dr. Eviandi Ibrahim, S.H., M.Hum Ketua STIH Putri Maharaja Payakumbuh.
Dengan capaian tersebut, dua saudara kembar ini diharapkan dapat terus mengukir prestasi di dunia hukum. Serta memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat penegakan hukum di Indonesia.” tutupnya.
(Agus Suprianto)






