Maraknya Kehilangan Motor di Lokasi Perburuan Babi, Ketua PORBI 50 Kota Imbau Pemburu Tingkatkan Kewaspadaan

LIMAPULUH KOTA, Balaiwartawan.com– Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) semakin meresahkan di kalangan pemburu babi di wilayah Limapuluh Kota dan Payakumbuh. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah kasus kehilangan motor terjadi di lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat berburu.

Menanggapi maraknya kejadian ini, Ketua Persatuan Olahraga Berburu Babi (PORBI) 50 Kota, Mak ED 84 mengimbau kepada seluruh anggota dan masyarakat yang memiliki hobi berburu babi untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan mereka.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh pemburu agar lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengamankan kendaraannya,” ujar Mak Ed 84. Senin, (17/11/25).

Mak Ed menyarankan agar para pemburu menggunakan kunci ganda atau gembok tambahan pada motor mereka saat berada di lokasi perburuan. Hal ini diharapkan dapat mempersulit pelaku curanmor dalam menjalankan aksinya.

“Jika memungkinkan, parkirlah kendaraan di tempat yang mudah diawasi atau dititipkan kepada orang yang dapat dipercaya,” tambahnya.

Beberapa lokasi perburuan yang dilaporkan rawan terjadi kehilangan motor antara lain di perburuan Bukik Parasi, perburuan Kubang Lurah jua, dan yang terbaru di depan SPBU Ngalau pada Minggu kemarin. Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan terkait kejadian ini dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dengan meningkatnya kewaspadaan dan langkah-langkah pencegahan dari para pemburu, diharapkan dapat menekan angka curanmor di lokasi perburuan dan memberikan rasa aman bagi para pecinta olahraga ini. (Agus Suprianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *