Limapuluh Kota, Balaiwartawan.com– Komitmen nyata dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman terus digalakkan oleh jajaran kepolisian Polres 50 Kota.
Langkah ini dibuktikan langsung oleh Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., yang melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sarilamak, Senin, (19/10/26 ).
Kunjungan Kapolres ini dilakukan dalam rangka implementasi dan penguatan program Polisi Bersama Masyarakat melalui inovasi Polidik (Polisi Peduli Pendidikan).
Kedatangan Kapolres beserta rombongan utama dari jajaran Polres 50 Kota disambut dengan penuh kehangatan dan keakraban oleh para pejabat dan staf di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyelaraskan persepsi antara institusi kepolisian dan instansi penyelenggara pendidikan di wilayah hukum Polres 50 Kota.
Dalam pertemuan tersebut, AKBP Syaiful Wachid memberikan arahan dan pandangan strategis di hadapan jajaran Dinas Pendidikan kemudian saling berdiskusi.
Dalam arahan Kapolres secara mendalam berfokus pada pentingnya membangun penguatan sinergi lintas sektoral. Kolaborasi erat ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya di lingkungan sekolah, serta memberikan perlindungan maksimal bagi para pelajar dari berbagai potensi ancaman sosial.
Lebih lanjut, Kapolres 50 Kota menegaskan bahwa para pelajar hari ini adalah aset terbesar negara. Mereka merupakan generasi muda harapan bangsa yang harus dijaga, dididik, dan dipersiapkan dengan matang sejak dini. Memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah adalah fondasi utama agar para siswa dapat belajar dengan optimal tanpa bayang-bayang kekhawatiran.
Hal ini menjadi langkah preventif yang penting agar mereka siap tumbuh menjadi sosok penerus yang memegang teguh cita-cita luhur bangsa Indonesia.
“Pendidikan dan keamanan tidak dapat dipisahkan jika kita ingin mencetak generasi yang berkualitas. Kita harus membentengi anak-anak kita dari pengaruh negatif agar mereka siap menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045,” ujar AKBP Syaiful Wachid
Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas langkah proaktif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Polres 50 Kota. Melalui integrasi program Polidik ini, kedua belah pihak berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif, aman, dan berkarakter demi melahirkan generasi emas yang membawa Indonesia ke arah yang lebih maju.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, Antoni, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kunjungan langsung Kapolres 50 Kota. Meskipun tidak dapat menyambut secara langsung karena ada agenda lain ke luar daerah, Antoni menegaskan telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memfasilitasi dan menyambut kehadiran Kapolres 50 Kota.
“Dalam konteks pengembangan dunia pendidikan di Lima Puluh Kota, kami menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi program kemitraan dengan kepolisian ini. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten 50 Kota berkomitmen untuk terus mengonstruksi solusi aplikatif yang mampu membekali para pendidik serta peserta didik dengan kompetensi dan kesiapan moral yang kuat guna menghadapi dinamika tantangan ke depan,” pungkas Antoni.
Kemudian, Antoni menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan program Sakato Berjaya yang menjadi visi dan misi kepala daerah, yang kini disinergikan dengan program kerja Kapolres 50 Kota. (Agus Suprianto)













