Limapuluh Kota, Balaiwartawan.com – Pemerintah Daerah Limapuluh Kota mengambil langkah inovatif dengan mengganti mobil dinas kepala daerah menjadi ekskavator. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi anggaran serta fokus pada pembangunan infrastruktur yang mendesak di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota.
Anggaran untuk pembelian ekskavator ini diambil dari APBD Lima Puluh Kota sebesar lebih kurang Rp1,490 miliar. Ini adalah bukti nyata komitmen Bupati Safni dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha kepada masyarakat Limapuluh Kota.
Langkah tersebut merupakan respons atas kebutuhan mendesak akan perbaikan dan pembangunan infrastruktur di berbagai pelosok daerah. “Kami melihat bahwa memiliki ekskavator sendiri akan jauh lebih efektif dan efisien dalam jangka panjang untuk pembangunan yang ada di Lima Puluh Kota,” jelas Bupati Safni, Selasa (16/12/25).
“Ekskavator ini akan digilirkan ke seluruh Nagari di Lima Puluh Kota secara gratis tanpa disewakan, sementara biaya operasional seperti minyak dan operator menjadi tanggung jawab masing-masing Nagari,” ujar Bupati Safni.
Alat berat tersebut akan digunakan untuk berbagai proyek, termasuk perbaikan jalan tani, normalisasi sungai, pembangunan irigasi, serta penanganan bencana alam. Dengan keberadaan ekskavator ini, pemerintah daerah berharap percepatan pelaksanaan proyek-proyek tersebut sekaligus mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi awal kebangkitan Limapuluh Kota dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
(Agus Suprianto)






