Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek Kapur IX Sambangi SMPN 5 Guna Wujudkan Sekolah Aman dan Bebas Narkoba

Limapuluh Kota, Balaiwartawan.com– Dalam rangka mengimplementasikan Program Kapolri Polisi Bersama Masyarakat melalui Polidik (Polisi Peduli Pendidikan) guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, kondusif, dan bebas dari pengaruh negatif, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kapur IX, AKP Rika Susanto, S.H. menyambangi UPTD SMP Negeri 5 Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Senin, (19/10/26).

Kehadiran Kapolsek Kapur IX, AKP Rika Susanto, S.H., disambut hangat oleh kepala sekolah beserta majelis guru. Kedatangan rombongan Polsek Kapur IX ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi langsung terkait tiga isu krusial, yaitu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kenakalan remaja termasuk perundungan (bullying), serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Mengingat wilayah Kapur IX yang memiliki area perhutanan cukup luas, Kapolsek mengingatkan pihak sekolah untuk ikut mengambil peran dalam mengedukasi siswa mengenai bahaya karhutla.

Pihak kepolisian mengimbau kepada majelis guru agar para siswa ditanamkan kesadaran sejak dini untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan di sekitar lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka, guna menghindari risiko kebakaran yang dapat merusak ekosistem dan mengganggu aktivitas belajar mengajar akibat polusi asap.

Kemudian isu berikutnya yang menjadi sorotan utama adalah maraknya perilaku perundungan atau bullying di kalangan pelajar. Kapolsek Kapur IX menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi setiap siswa untuk menuntut ilmu. Pihak kepolisian mengajak para guru untuk memperketat pengawasan dan membangun komunikasi yang interaktif dengan peserta didik.

“Kita harus mengantisipasi segala bentuk kenakalan remaja, terutama bullying, baik secara fisik, verbal, maupun di media sosial. Jangan sampai ada tindakan yang mencederai mental dan fisik anak didik kita,” ujar Kapolsek AKP Rika Susanto.

Menutup arahannya, Kapolsek Kapur IX memberikan perhatian khusus pada ancaman narkotika yang kian mengintai generasi muda. Penekanan keras diberikan agar seluruh elemen sekolah membentengi para siswa dari bahaya barang haram tersebut.

“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Kami berpesan dengan sangat, jaga dan awasi betul pergaulan mereka. Jangan sampai ada satu pun anak didik kita di SMP Negeri 5 ini yang terjerumus atau terkena narkoba,” tegasnya Kapolsek Rika Susanto.

Pihak kepolisian berharap guru dan orang tua dapat jeli melihat perubahan perilaku pada anak sebagai upaya deteksi dini. Jika menemukan indikasi yang janggal pada siswa di sekolah, Kapolsek Kapur IX siap 24 jam memberikan pelayanan serta edukasi untuk membantu guru menghadapi persoalan tersebut.

Oleh karena itu, Kepala Sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK) diimbau untuk aktif berkomunikasi dengan pihak kepolisian. Hal ini bertujuan agar setiap masalah yang dihadapi peserta didik dapat ditangani melalui pendekatan preventif.

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara Kapolsek Kapur IX, kepala sekolah, dan para majelis guru. Momen tersebut menjadi simbol sinergitas yang kuat antara kepolisian dan dunia pendidikan demi melindungi generasi muda di Kecamatan Kapur IX menuju Indonesia Emas 2045. (Agus Suprianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *