BAZNAS Lima Puluh Kota Salurkan Bantuan Kesehatan Rp23,1 Juta, Ringankan Beban Pasien Diabetes hingga Operasi Kelamin Ganda

Limapuluh Kota, Balaiwartawan.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lima Puluh Kota kembali menyalurkan Zakat Muzakki guna membantu masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Melalui program kemanusiaan, BAZNAS menyalurkan bantuan biaya pengobatan sebesar Rp23.100.000 kepada 21 mustahik (penerima manfaat) yang tersebar di berbagai nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Wakil Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Nursal, menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan amanah dari para muzakki, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lima Puluh Kota serta para pengusaha lokal.

“Zakat ini adalah titipan dari para ASN dan pengusaha kita untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan penyakit. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan biaya operasional dan perawatan medis mereka,” ujar H. Nursal. Rabu, (21/1/26)

Bantuan ini membawa kebahagiaan bagi para penerima manfaat, salah satunya Nurul Sakinah. Warga Suliki ini tak kuasa membendung rasa haru karena ibunya yang menderita diabetes kini bisa melanjutkan pengobatan. “Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada BAZNAS 50 Kota. Bantuan ini memberikan kami semangat dan harapan baru untuk kesembuhan ibu saya,” Ujarnya.

Kisah serupa dialami oleh Anisa, warga Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak. Adiknya yang didiagnosis mengidap kondisi medis kelamin ganda kini memiliki titik terang untuk masa depannya. Berkat dukungan finansial dari BAZNAS, sang adik dijadwalkan segera menjalani operasi di RSUP Dr. M. Djamil, Padang. “Bantuan ini benar-benar sangat membantu keluarga kami yang selama ini kekurangan biaya,” ucap Anisa.

Inovasi Zakat Digital, Berinfak Mulai dari Rp1.000

Ketua BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Yulius, S.Ag terus mengimbau masyarakat (muzakki) untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Menurutnya, sinergi yang kuat akan menjaga kesejahteraan umat, terutama dalam penanganan kesehatan darurat.

Guna mempermudah hal tersebut, BAZNAS Lima Puluh Kota kini telah meluncurkan program infak dan sedekah berbasis digital. Masyarakat kini bisa berdonasi dengan mudah melalui sistem barcode atau QRIS.

“Sekarang untuk berinfak dan bersedekah melalui BAZNAS sudah sangat gampang. Cukup pindai (scan) barcode BAZNAS, masyarakat sudah bisa berbagi mulai dari Rp1.000 saja,” ujar Yulius.

BAZNAS Lima Puluh Kota konsisten menjalankan lima program unggulan, yakni: Lima Puluh Kota Cerdas (Pendidikan), Lima Puluh Kota Makmur (Ekonomi), Lima Puluh Kota Sehat (Kesehatan), Lima Puluh Kota Peduli (Kemanusiaan), dan Lima Puluh Kota Taqwa (Keagamaan).

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, BAZNAS menetapkan alur permohonan yang transparan

1. Pengajuan: Menyerahkan permohonan tertulis.

2. Penerimaan: Pemeriksaan kelengkapan dokumen oleh petugas.

3. Survei: Peninjauan lokasi (kecuali bantuan berobat mendesak).

4. Pleno: Pengambilan keputusan final oleh pimpinan.

5. Penyaluran: Penyerahan bantuan dan pendokumentasian.

Sebagai bentuk pelayanan prima, khusus untuk Bantuan Berobat, BAZNAS Lima Puluh Kota melakukan penyaluran setiap minggu. Hal ini dilakukan agar pasien yang membutuhkan tindakan cepat, sementara bantuan lainnya disalurkan secara berkala sesuai jadwal tahunan. (Agus Suprianto).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *