Payakumbuh, Balaiwartawan.com — Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Payakumbuh, Andri Narwan, menyampaikan duka mendalam sekaligus kenangan atas sosok Iwan, pegawainya yang meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Damasraya. Andri Narwan membenarkan almarhum telah mengajukan dan mendapatkan izin cuti sebelum berangkat dalam perjalanan tersebut.
“Mendengar berita kecelakaan yang menimpa salah satu pegawai kami, saya sangat terkejut sekaligus berduka mendalam. Selama ini almarhum dikenal sebagai sosok yang rajin, disiplin, dan berdedikasi tinggi dalam mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh,” ujar Kepala BKD.
Kepergian almarhum juga meninggalkan kesedihan mendalam bagi rombongan komunitas XOS (XMAX Owners Sumatra) yang tengah melakukan perjalanan lintas provinsi. Korban merupakan satu dari 14 anggota komunitas yang berangkat dari titik kumpul di Rumah Dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh pada Jumat pagi, pukul 07.30 WIB.
“Sebagai Pembina Pengurus Pusat Komunitas XOS, saya memimpin rombongan yang beranggotakan 14 orang. Mereka berasal dari Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, hingga Sawahlunto. Seluruh anggota yang berstatus ASN telah meminta izin maupun cuti sebelum berangkat. Tidak ada yang menggunakan fasilitas negara maupun SPPD,” ujar Ridha Ananda, Jumat (23/10/2026).
Perjalanan yang semula bertujuan mempererat silaturahmi dengan Ketua Umum XOS, Profesor Vilius Candra, yang berdomisili di Jambi, seketika berubah menjadi duka mendalam. Akibat musibah ini, agenda besar komunitas terpaksa diundur.
“Sebenarnya kami berencana mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komunitas XMAX di Kota Payakumbuh pada 14 November mendatang. Namun, karena musibah yang menimpa saudara kita Iwan, acara Rakernas tersebut resmi diundur dan lokasinya akan dipindahkan ke daerah lain,” ujar Ridha Ananda.
Menghadapi cobaan berat ini, keluarga besar komunitas melepas kepergian almarhum dengan penuh keikhlasan.
“Semua yang terjadi hari ini adalah musibah yang diberikan oleh Allah Ta’ala. Kita sebagai manusia tidak bisa menolak takdir yang telah ditetapkan-Nya. Semoga saudara kita Iwan ditempatkan di surga-Nya, dan bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran serta husnul khatimah,” tutup Ridha Ananda.
Kronologi Peristiwa
Kecelakaan lalu lintas maut tersebutterjadi di Jalan Lintas Sumatera, Jorong Kampung Baru, Kenagarian Sungai Rumbai Timur, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, pada Jumat (23/10/2026) sekira pukul 12.15 WIB.
Korban diketahui bernama Iwan (52 tahun), seorang PNS di Badan Keuangan Daerah (BKD) pada Subbagian Aset Kota Payakumbuh, beralamat di Tanjung Godang, Sungai Pinago, Kecamatan Payakumbuh Barat. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah gagal mengendalikan kendaraan roda duanya.
Peristiwa bermula saat sepeda motor Yamaha XMAX berwarna hijau dengan nomor polisi B 48** BTH yang dikendarai korban melaju dari arah Padang menuju Bungo. Sesampainya di lokasi, korban mendadak dikejutkan oleh sebuah truk berwarna kuning yang hendak berbelok ke kanan.
Diduga karena kaget, korban melakukan pengereman mendadak yang menyebabkan motor terbalik. Korban hilang kendali hingga kepalanya terhempas keras ke permukaan aspal. Akibat benturan fatal tersebut, korban meninggal dunia di lokasi. Petugas dibantu warga dan rombongan komunitas segera mengevakuasi jasad korban ke RSUD Sungai Rumbai.
Kapolres Dharmasraya melalui Kasatlantas Polres Dharmasraya, Iptu Wahyuli Amra, S.H., membenarkan insiden tersebut. Pihaknya bergerak cepat melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mencatat keterangan para saksi.
“Hingga saat ini, personel masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan kronologi pasti dan mengidentifikasi truk yang terlibat dalam insiden tersebut,” ujar Iptu Wahyuli Amra.
(Agus Suprianto)














