Limapuluh Kota, Balaiwartawan.com– Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi meluncurkan program Sedekah Online. Acara yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota ini dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Anggota DPRD 50 Kota, dan ASN(aparatur sipil negara) Senin,(19/1/26).
Kegiatan diawali dengan ceramah agama oleh ulama kondang, Buya Ristawardi. Dalam tausiyahnya memperingati perjalanan suci Nabi Muhammad SAW, Buya Ristawardi memberikan pesan menohok terkait integritas aparatur sipil negara. Ia menegaskan agar pemerintah bertindak tegas terhadap oknum pejabat yang terlibat dalam aktivitas negatif yang sedang marak saat ini.
“Kalau ada pejabat-pejabat yang main slot online, pecat saja Pak Bupati,” ujar Buya Ristawardi dengan tegas di hadapan Bupati
Selain memberikan peringatan keras, ia juga mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa membersihkan harta melalui sedekah sebagai wujud nyata dari ketaatan beragama dan kepedulian sosial.
Sesudah tausiyah di lanjutkan sambutan dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Irwan, dalam sambutannya memberikan dukungan penuh terhadap peluncuran Sedekah Online ini. Menurutnya, gerakan ini sangat ringan namun berdampak besar jika dilakukan secara masif dan konsisten.
“Mari kita mulai bersedekah meski dari angka Rp1.000,- rupiah. Seandainya jumlah kecil ini dikalikan satu bulan hingga satu tahun maka sangat besar jumlahnya, maka angka kemiskinan di Lima Puluh Kota pasti akan berkurang drastis,” ujar H. Irwan.
Ia juga menambahkan bahwa barcode Sedekah Online akan ditempatkan di seluruh kantor KUA di setiap kecamatan. Setiap warga yang datang melakukan pengurusan administrasi atau screening akan dianjurkan untuk bersedekah secara digital terlebih dahulu.
Sementara itu Ketua BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Yulius, S.Ag., M.Ag., menyampaikan bahwa program ini bertujuan memperluas jangkauan pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan secara transparan kepada 8 asnaf (golongan yang berhak menerima) untuk program pengentasan kemiskinan. BAZNAS juga akan menyebar barcode tersebut di seluruh kantor dinas di lingkungan Pemkab Lima Puluh Kota.
Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang, memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS atas inovasi ini. Ia optimistis kehadiran Sedekah Online akan mempercepat penurunan angka kemiskinan di 50 Kota apa bila di kelola dengan serius. Tak hanya mengimbau ASN, Bupati juga menyasar para pelaku usaha.
“Umumnya pengusaha peternak ayam di sini adalah sahabat-sahabat saya. Saya mengimbau para pengusaha di Lima Puluh Kota untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS agar manfaatnya lebih terorganisir bagi masyarakat kita, kapan perlu barcode tersebut di letak kan di tempat pengusaha pengusaha yang ada di 50 Kota,” ujar Bupati Safni.
Selain urusan sedekah dan zakat, Bupati Safni juga meluncurkan gagasan baru yang belum dilakukan daerah lain, yaitu program kurban 1 ekor sapi setiap OPD. Ia mengajak setiap OPD di Kabupaten Lima Puluh Kota untuk berkurban minimal satu ekor sapi setiap hari raya Idul adha.
“Untuk Iduladha tahun ini, saya kurbankan satu sapi. Tinggal kirim saja dari kandis,” ujar Bupati Safni sambil tersenyum.
Peluncuran ini ditutup dengan pemindaian (scan) barcode sedekah online oleh para pejabat dan ASN sebagai tanda dimulainya era baru pengelolaan sedekah yang lebih modern dan akuntabel di BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota. (Agus Suprianto).











