Limapuluh Kota, Balaiwartawan.com – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, terus menunjukkan kinerja positif dalam pengelolaan dana umat. Di bawah kepemimpinan Syafualmi, UPZ ini saat ini berhasil menempati posisi kedua dengan jumlah pemasukan terbesar setelah Nagari Limbanang di tingkat BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota.
Keberhasilan ini ditandai dengan penyetoran dana infak dan sedekah sebesar Rp3.000.000 ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lima Puluh Kota.
Ketua UPZ Nagari Balai Panjang, Syafualmi, menyampaikan apresiasi sekaligus imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menyisihkan sebagian rezekinya melalui UPZ. Menurutnya, gerakan infak dan sedekah ini merupakan instrumen penting dalam menekan angka kemiskinan di nagari.
“Kami mengimbau masyarakat Nagari Balai Panjang Lareh Sago Halaban untuk rutin berinfak dan bersedekah melalui UPZ. Dana yang terkumpul nantinya akan kembali bermanfaat bagi masyarakat kita juga,” ujar Syafualmi. Jum’at,(24/4/26)
Ia menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk berbagai sektor produktif dan sosial, mulai dari bantuan biaya pengobatan, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, modal usaha bagi UMKM, pembangunan sarana prasarana ibadah, hingga dukungan untuk kegiatan lomba keagamaan.
Lebih lanjut, Syafualmi memberikan edukasi terkait perbedaan penyaluran dana. Jika infak dan sedekah sifatnya lebih luas untuk kemaslahatan umum, maka dana zakat memiliki aturan penyaluran yang lebih spesifik.
“Sedangkan untuk zakat, penyalurannya khusus diberikan kepada yang berhak atau 8 asnaf sesuai syariat Islam,” tutupnya.
Dengan transparansi dan pengelolaan yang baik, UPZ Nagari Balai Panjang berharap partisipasi masyarakat terus meningkat demi mewujudkan nagari yang lebih sejahtera dan mandiri.
Sementara itu, Wakil Ketua 1 BAZNAS, H. Nursal, mengucapkan terima kasih kepada UPZ Nagari Balai Panjang yang telah membantu kinerja BAZNAS. Ia menilai Nagari Balai Panjang merupakan salah satu nagari yang berperan aktif dalam membantu pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten 50 Kota.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten 50 Kota, H. Yulius Sag, M.Ag, menghimbau kepada seluruh UPZ dan Wali Nagari di Kab 50 Kota agar terus meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di wilayah masing-masing guna disalurkan kepada mustahik.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mensukseskan program BAZNAS, di antaranya gerakan Sesuka Liko (Sedekah Subuh Berkah 50 Kota) serta memanfaatkan pembayaran infak dan sedekah melalui barcode resmi BAZNAS.
Agus Suprianto








